Ingatan Sunyiku




Masih ingatkah ketika purnama di atas gunung mengapung terang
Cahaya dibalik cahaya
Umpama lorong dinding
Terbingkai pelita didalam kaca
Bagai gemintang gemilang
Namun fatamorgana

Lihatlah saatnya tiba
Ketika pendarnya memudar
Selimut hitam terbuka perlahan
Hamparan curam menyergap mata
Menyerang jiwa yang letih
Dalam biass singgalang di tepi sunrise
Dan pandang pelangi berjuta warna

Tapi bukan itu kasih
Pesonamu yang menggiring hasrat
“berikan kepadku yang terindah”
Ujar bayanganmu berulang kali
Membuat ku tak mampu melawan tabu
Tak berdaya menahan hasrat menggebu, merindu
Dalam gugup berdegup

Ingin ku petik edelwis yang terindah
Putih berembun
Basah, bermandikan cahaya
Hanya untukmu
Sebuah pertanda cinta sunyi
Yang terendap abadi 

by.VIta

Comments

Popular posts from this blog

INGAT DAKU

hanya kamu

Maafkan sayang