Posts

Menari dan Bernyanyilah

Image
Saat dirimu Terhanyut dalam sedih Kau rasakan mendung hitam Cobalah ngekau sadari Bahwa hidup ini terlalu indah Untuk ditangisi Dan bernyanyilah Senandungkan isi suara hati Saat jiwamu bila terluka Terlarut dalam gundah seakan hampa Dengarkan alunan lagu Yang mampu menyembuhkan lara hati  Warnai hidupmu kembali Menarilah bernyanyilah Cobalah engkau pahami Bahwa hidup ini terlalu singkat  Untuk disesali Dan percayalah ada dia yang akan kau bahagiakan. Bukan dirinya kau tunggu

Surat Teruntuk kamu

Image
Teruntuk kamu hidup dan matiku Aku tak tau harus berkata apa Untuk ungkapkan kata cintaku Karena untuk kesekian kalinya Aku dibuat percaya dengan kata cinta Percaya, hingga lupa rasa Tak berdaya hilang tenggalam  Dan benar cinta masih berkuasa Di atas segalanya Ketika hati ini dihadapkan oleh waktu dan materi Tapi kini hakim dunia tak lagi bisa menutuskan mana nyaman dan mana cinta 

Angkasa Tanpa Pesan

Image
Angkasa tanpa pesan  Semakin kelam dalam Berselimut debu waktu,  Di waktu kelam menanti cemas Kau datang dengan sederhana Satu bintang di langit kelam Sinarmu rimba pesona  Kutahu kau telah tersesat Kau kejar langit yang tak bertepi Menggapaiku tak bersambut Sendiri membendung rasa ini Sementara kau membeku, Khayalku terbuai jauh Pelita kecilku mengalir pelan Dan kau terbenam.. Redup kilaumu tak mengarah Kini menunggu angkasa tak berpesan  Dilangit semakin kelap tak bernyawa Namun tak kau sadari hingga kini dan nanti...

Tuhan ku

Image

Izin Aku Untuk Mencintaimu

Image
  Sejak pertama aku kenal kamu Ada  yang menyentuh hatiku cinta itu menyapa ku Di dalam kesunyian ku semakin lama aku kenalmu cinta ini semakin menggebu adakah aku dalam senyum sapa mu atau senyummu itu membohongiku namun aku tak pernah mahu tahu izin aku untuk mencintaimu menjadikan senyum mu, mentari dalam hidupku memberi semangat dari tiap nafas ku tak ada sempat mengucap cinta padamu tiap kali bertemu hanya tertunduk malu dalam peraduan malam atau siang tak sekalipun kita berjalan berdampingan izinkan aku mencintaimu menjadikanmu bidadari dalam khayalanku

Ciñta ini Perih

Image
Parasmu nan dulu kurindu kini mendidihkan darahku Tak semestinya kau begini cara untuk usaikan cintaku Kan kutempuh jalan yang sunyi untuk tak bertemu denganmu Cukup sudah kau buat kubegini seakan kutiada berarti Kuakui inilah yang terbaik bagi ketenangan diriku Kuterus melangkah memijaki daun kering kenangan yang takkan kuingat kembali hingga akhir usiaku Perihnya luka hatiku kini kubalut sendiri di ujung jalan sepi nan kuratapi.